Penayangan

Written By tarjianto on Selasa, 12 Mei 2015 | 10.00

1)  Pengertian Grafis Berbasis Vektor dan Grafis Berbasis Bitmap
    Grafis  adalah gambar yang tersusun dari koordinat-koordinat. Dengan demikian sumber gambar yang muncul pada layar monitor komputer terdiri atas titik-titik yang mempunyai nilai koordinat. Layar Monitor berfungsi sebgai sumbu koordinat x dan y.
    Pada  desain  grafis,  desain  dibagi  menjadi  2  kelompok  yakni  desain  bitmap  dan  vektor.  Grafis desain bitmap dibentuk dengan  raster/pixel/dot/titik/point  koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk  suatu  grafis  bitmap  berarti  semakin  tinggi  tingkat kerapatannya.  Hal  ini  menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya semakin besar.
    Ketajaman  warna  dan  detail  gambar  pada  tampilan  bitmap  bergantung  pada  banyaknya  pixel warna  atau  resolusi  yang  membentuk  gambar  tersebut.  Hal  ini  berkaitan  erat  dengan  kemampuan monitor dan VGA  ( Video Graphic Adapter  ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan  terlihat  kabur  berbentuk  kotak-kotak  (  juggy  )  jika  dilakukan  pembesaran  gambar.  Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah  dpi  (  dot per inch  ) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Untuk lebih memahami grafis jenis bitmap .
Beberapa grafis bitmap dapat Anda temui di file komputer,  yakni file komputer yang berekstensi :
.bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis ini biasa digunakan untuk kepentingan foto -foto digital. Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain :  Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft  Photo  Editor  dan  Macromedia  Fireworks.  Semua  program  tersebut  menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya.
    Selain  grafis  jenis  bitmap,  ada  grafis  jenis  vektor  yang  merupakan  perkembangan  dari  sistem grafis  bitmap  (digital).  Grafis  ini  tidak  tergantung  pada  banyaknya  pixel  penyusunnya  dan  kondisi monitor  karena  tampilan  vektor  tersusun  atas  garis-garis.  Tampilan  akan  terlihat  jelas  meskipun dilakukan pembesaran (zooming).
    Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk  grafis,  seperti  lingkaran,  segitiga,  bujur  sangkar  dan  poligon.  Dengan  demikian  ,  pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.
Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain :  CorelDraw , Macromedia Free hand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer.
2)  Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap

VEKTORBITMAP
1. Gambar tetap jelas ketika di perbesar 1. Gambar kurang jelas ketika di perbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva 2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil 3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel 4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel

3)  menu dan ikon yang terdapat dalam perangkat lunak desain grafis (Corel Draw)
Keterangan gambar :
  • Menu Bar            : Tempat sejumlah menu seperti File, Edit, View, Layout, Arrange, dll 
  • Toolbar Standard : Tempat icon yang mewakili perintah yang sering kita gunakan seperti   membuat file  baru, menyimpan, meng-copy, dll. 
  • Toolbar Property : Merupakan kumpulan peralatan yang sesuai dengan objek yang kita pilih, bagian toolbar properti yang menunjukkan posisi koordinat x dan y suatu objek, dan menunjukkan pula ukuran tinggi dan lebar suatu objek.  
  • Color Pallete : Merupakan fasilitas untuk pewarnaan objek. Dalam keadaan default warna yang disediakan adalah mode warna CMYK. Untuk menampilkan mode warna lain adalah dengan memilih menu Windows, Color Palettes, lalu pilih mode warna yang diinginkan. Pasteboard : Lembar kerja Corel Draw, disebut juga Drawing Page, setiap hasil grafis yang dibuat dengan coreldraw akan disimpan dengan ekstensi .CDR .
  • Toolbox : Kumpulan icon yang digunakan untuk membuat gambar pada beberapa icon terdapat  fly-out (ikon lain yang disembunyikan oleh ikon utama) dan bila diklik akan menampilkan beberapa tools lainnya pada kelompok tools tersebut.
4)  Kumpulan toolbox pada Coreldraw
  1. Pick tool : Mengaktifkan obyek dan untuk melakukan editing dasar dari obyek. Misalnya scaling, rotating, skewing, resizing
Shape Tools 
  1. Shape Tool        : Melakukan proses editing node pada shape( komponen garis dari obyek).
  2. Smudge Tool     : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.
  3. Roughen Tool    : Memberikan efek distorsi pada obyek.
  4. Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.
Crop Tools
  1. Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi. 
  2. Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis seperti menggunakan pisau biasa. 
  3. Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek. 
  4. Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual.
Zoom Tools
  1. Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.
  2. Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.
Curve Tools
  1. Freehand Tool : Membuat obyek berupa garis bebas. 
  2. Bezier Tool : Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node. 
  3. Artistic Media Tool : Membuat obyek garis dengan berbagai bentuk yang artistik.
  4. Pen Tool : Membuat obyek kombinasi antara garis lurus dan garis lengkung secara langsung.
  5. Polyline Tool : Membuat obyek kombinasi garis lurus dan freehand secara langsung. 
  6. 3-Point Tool : Membuat obyek garis dengan kurva 3 point. 
  7. Connector Tool : Membuat obyek garis konektor secara interaktif 
  8. Dimension Tool : Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita buat.
Smart Tools
  1. Smart Fill : Untuk mewarna objek dan garis secara bersamaan sesuai dengan pengaturan. 
  2. Smart Drawing : Membuat obyek garis secara bebas seperti freehand tool, namun dengan hasil yang lebih bagus.
Rectangle Tools
  1. Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar. 
  2. 3-Point Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar dengan kemiringan tertentu.
Ellipse Tools
  1. Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips. 
  2. 3-Point Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan tertentu.
 Object Tools
  1. Polygon Tool : Membuat obyek segi banyak. 
  2. Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang.
  3. Complex Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang sudut banyak. 
  4. Graph Paper : Membuat obyek menyerupai tabel.
  5. Spiral Tool : Membuat obyek spiral.
  6. Text Tool : Membuat obyek teks. 
  7. Table Tool : Membuat tabel.
Perfect Shape Tools
  1. Basic Shapes Tool : Membuat obyek-obyek dasar.
  2. Arrow Shapes Tool : Membuat obyek-obyek anak panah.
  3. Flowchart Shapes Tool : Membuat obyek-obyek flowchart. 
  4. Banner Shapes Tool : Membuat objek-objek banner. 
  5. Callout Shapes Tool : Membuat obyek-obyek callout (objek isi teks pada komik).
TOOL EFEK
  • Interactive Tools  
  1. Blend tool : Memberikan efek transformasi dari satu obyek ke obyek lain. 
  2. Contour tool : Memberikan efek kontur pada obyek. 
  3. Distort tool : Memberikan efek distorsi pada obyek. 
  4. Drop shadow tool : Memberikan efek bayangan pada obyek.
  5. Envelope tool : Memberikan efek perubahan bentuk pada obyek.
  6. Extrude tool : Memberikan efek tiga dimensi pada obyek. 
  7. Transparency tool : Memberikan efek transparansi warna pada obyek. 
TOOL PEWARNAAN
  • Eyedropper Tools
  1. Eyedropper tool : Mengambil sampel warna dari suatu obyek. 
  2. Paintbucket tool : Memberikan warna tertentu pada suatu obyek. 
  • Interactive Fiil Tools (warna obyek)
  1. Fill tool : Mewarna objek dengan macam-macam metode. 
  2. Mesh fiil tool : Mewarna bidang pada objek.
  •  Outline Tools (warna garis)
  1. Outline color dialog : Memunculkan color outline tool.
  2. No outline : Menghilangkan outline. 
  3. Hairline outline : Memberikan outlinedengan ukuran sangat kecil. 
  4. ½ point outline : Memberikan ukuran outline½ poin. 
  5. 1 point outline : Memberikan ukuran outline1 poin. 
  6. 2 point outline : Memberikan ukuran outline2 poin. 
  7. 8 point outline : Memberikan ukuran outline8 poin. 
  8. 16 point outline : Memberikan ukuran outline16 poin. 
  9. 24 point outline : Memberikan ukuran outline24 poin. 
  10. Color docker window : Memunculkan color docker windowuntuk outline. 
  11. Fill color dialog : Memunculkan kotak dialog warna isi.
  12. Fountine fill dialog : Memunculkan kotak dialog warna gradasi 
  13. Pattern fill dialog : Memunculkan kotak dialog pola. 
  14. Texture fill dialog : Memunculkan kotak dialog tekstur. 
  15. Postscript fill dialog : Memunculkan kotak dialog postscript. 
  16. No fill : Menghilangkan warna isi. 
  17. Color docker dialog : Memunculkan color docker window untuk warna isi.
SHAPING :
Menu  shaping  berfungsi  jika  ada  dua  objek  saling  bersinggungan.Menu  shaping  dibagi  beberapa kelompok  sesuai  dengan  fungsinya  yaitu  Weld,  Trim,  Intersect,  Simplify,  Front  Minus  Back,  Back Minus Front, Boundary. Ada beberapa cara untuk melakukan perintah dari menu tersebut yaitu;
a)  Menu Bar > Arrange > Shaping, dan pilihannya seperti gambar dibawah:
b)  Pada  Property  Bar,  icon  dari  menu  Shaping  akan  muncul  apabila  ada  dua  objek  terseleksi  dan saling bersinggungan, gambarnya icon-nya seperti dibawah ini:
 c)  Menu Bar  > Window  > Dockers  > Shaping, maka akan muncul kotak Docker perintah dari menu Shaping, seperti gambar dibawah ini:

Dibawah ini adalah penjelasan fungsi dari masing-masing menu tersebut:
Misal yang akan kita edit dengan menu Shaping adalah dua object lingkaran seperti gambar dibawah ini:
Weld : berfungsi untuk menggabungkan dua object yang bersinggungan.
Dengan cara Menggunakan menu yang ada pada Menu Bar dengan yang ada pada Property Bar caranya sama:
Select  kedua  object  lingkaran  tersebut,  sehingga  icon  menu  Shaping  akan  muncul  pada  Property  Bar, kemudian coba klik icon Weld, seperti gambar dibawah ini:
Sehingga kedua object lingkaran tersebut melebur jadi satu menjadi object baru, seperti gambar dibawah ini;

0 Comments:

Posting Komentar